Jumaat, 22 April 2011

~kemelut di muara kasih....1~

"sudah2 laa...cukuplaa...tak payah cakap apa2 lagi"
"akak memang penipu....penipu....penipu...."
"di saat ini...akaklah orang yang paling saya benciiiiiiiii......."

masih terngiang-ngiang lagi di cuping telingaku ungkapan sadis itu....tak mampu untuk aku lupakan walaupun sesaat....sakitnya peritnya bagaikan buluh runcing yang menujah dadaku ini....Allahu Akhbar....dugaan apakah lagi yang harus aku tempuhi....

bahagia sesaat kurasa...hilang lenyap diterjah badai kemelut yang tidak dijangka.... menghenyak ganas merentap rakus....terpaku aku dengan seribu persoalan....aku tahu aku bukanlah yang terbaik dalam jalinan ukhwah dan kasih sayang ini....namun, aku telah berusaha untuk melakukan yang terbaik....tapi, seringkali aku terperangkap dengan sikapku sendiri....lantaran terlalu berhati-hati demi menjaga hati insan yang aku sayangi...aku bagaikan terjebak dengan jerat yang aku pasang sendiri....

"mulai malam ini...putuslah hubungan kita......"
"saya nak lupakan akak dari minda saya dan hidup saya...."
"saya benciiiiiiiii akakkkkkk....."
"jangan hubungi saya lagi....saya tak mahu ambil tahu tentang diri akak lagi...."
"jangan ganggu hidup saya lagi.....akak penipuuuuuuu....saya benciiii akakkkkk...."

apa lagi yang mampu aku lakukan....hanya mampu mendiamkan diri...bersama deraian air mata yg mengalir laju yang tidak mampu ditahan2 lagi....sungguh berat tuduhan yang dilemparkan itu....apa yang telah aku lakukan...sehingga aku dianggap penipu.....
sedangkan....selama ini aku terlalu menyayanginya dan mengasihinya sepenuh jiwa dan ragaku....malah aku tidak pernah menyimpan rasa sakit hati atau benci pada dirinya...aku terima dirinya seadanya....tanpa rasa curiga dan prasangka....

mengapa dengan mudah aku ditohmah sedemikian rupa....jahat sangatkah aku ini di matanya...sehingga tergamak melemparkan kata2 kesat sebegitu...apakah sudah tiada lagi rasa peri dan belas di hatinya....sudah tiada lagikah rasa kasih rasa sayang rasa rindu di hati pada diriku yang serba kekurangan ini....

air mata semakin laju...aku biarkan sahaja...semoga ianya mampu membersihkan hatiku yang kotor ini....siapalah aku sebenarnya...pada suatu ketika aku ditatang dan disayangi serta dirindui....dan kini akhirnya aku dihina dibenci dan dibuang semudah itu....apakah tiada kemaafan lagi di hatinya...dan tiada lagikah ruang kesempatan untuk berbicara lagi...

dalam kedinginan malam yang mencengkam ini....mataku semakin cerah...tak mampu utk kupejamkan....aku menjadi semakin takut untuk menempuhi hari2 yang mendatang....aku takut kehilangan dirinya....seandainya ini benar2 berlaku....luluh rasa hatiku...
sebak dan sesak rasanya dada ini....apa lagi yang harus aku lakukan....selain daripada beristighfar dan berdoa kepada Tuhan....

semoga ada sinar yang bakal menerangi hari2ku...biarpun kabut dan kabus menyelubungi diriku...separuh jiwaku pergi lantaran kebahagiaan yang kurasai direntap ragut tanpa belas dan simpati....aku dihukum tanpa pengadilan...sepi membungkam bersama ceria yg tersirna...

~zaza/23042011/2.40am/kdmk 1~

Tiada ulasan:

Catat Ulasan