Jumaat, 16 Disember 2011

BICARA SEKEPING HATI...


~bicara sekeping hati...~

sayangggg...
aku mungkin tak sempurna di matamu...
namun yakinlah
aku sentiasa berusaha utk menyempurnakan hari2mu
setiap kali hati dan jiwa kita bersatu....
kerna kau begitu berharga buat diriku...

sayangggg...
setiap detik dan waktu
aku ingin sentiasa bersamamu
melepaskan resah dan rindu
di saat gelora hadir memacu...

sayangggg...
aku tdk pernah memaksa diriku utk menyayangi
utk mengasihi utk merindui
dan utk mencintai dirimu...
aku betul2 menyayangi mengasihi
merindui dn mencintaimu setulus hatiku...

sayangggg...
sekian lama 'bersamamu'...aku dpt rasakan...'kau kunci cintaku dlm hatimu'...dan aku mengakui bahawa 'kaulah kekasihku'...biarpun cinta kita 'bukan cinta biasa'...namun aku yakin ianya 'cinta teragung'...aku tak ingin semua ini berakhir...dan 'tinggal kenangan' kerna...'hatiku milikmu'...dan 'ketulusan hati'ku menyayangimu bknlah mainan semata2...biarpun hanya 'sedetik lebih' namun ianya merupakan 'kenangan terindah' sehingga menerbitkan 'ruang rindu' di hatiku...'kaulah kesayanganku'... 'hingga akhir nanti'...'hadirmu' bagaikan 'seribu bintang'...dan aku ingin kita bersama 'berdua bersatu'....selama2 nyer

sayangggg....
ketika dua hati saling tulus MENCINTAI...
mereka selalu akan ditemukan
cara utk tetap BERTAHAN
tak peduli betapa SULITNYA
utk terus bersama....
begitulah CINTA KITA sayangggg....

sayangggg...
terkadang kita sering tertipu
tatkala rasa resah dan gundah
hadir bertamu
sehingga kita berfikir secara melulu...
namun...
tidakkah kita tahu
bahawa hati kita tak mampu menipu
kerna di situlah letaknya rasa yg jitu
rasa kasih
rasa sayang
rasa rindu
rasa cinta
yg sentiasa memacu
dan sentiasa segar di pelusuk jiwa dan kalbu
aku sayangggg aku cintaaa kamu....

zaza/bsh/17122011/1055am
Ombak Rindu...

Tuhan tolong lembutkan hati dia
Untuk terima ku seadanya
Kerna ku tak sanggup
Kerna ku tak mampu
Hidup tanpa dia di sisi ku


Tuhan aku tahu banyak dosa ku
Hanya ingat Kamu kala duka ku
Namun hanya Kamu yang mampu membuka
Pintu hatinya untuk cintaku


Malam kau bawalah rinduku
Untuk dirinya yang jauh dari ku
Agar dia tidak kesepian
Selalu rasa ada cinta agung


Hujan bawa air mata ku
Yang mengalir membasuh luka ku
Agar dia tahu ku terseksa
Tanpa cinta dia di hatiku


Hanya mampu berserah
Moga cahaya tiba nanti

Tuhan tolong lembutkan hati dia
Untuk terima ku seadanya

Kerna ku tak sanggup
Kerna ku tak mampu
Hidup tanpa dia di sisi ku

AMALKAN DOA NABI YUNUS A.S KETIKA DIHIMPIT KESUSAHAN DAN KERESAHAN

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

سْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْ

Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad SAW keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.

Sahabat yang dirahmati Allah,

"Daripada Abu Abdillah bin Abd Rahman bahawa apabila Nabi Yunus a.s. berdoa bermunajat dengan doa :

لا إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحانَكَ إِنّى‏ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمين


"Bahawa tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim"

ketika berada di dalam perut ikan, sampai suaranya ke Arasy Allah.

Malaikat memberitahu Allah SWT tentang doa hamba-Nya yang daif dari tempat yang asing.

Lalu Allah SWT bertanya kepada para malaikat : "Tahukah kamu suara siapa itu?"

Malaikat menjawab : "Tidak ya Allah"

Allah SWT memberitahu, "Itulah suara Yunus hamba-Ku."

Malaikat mengatakan,"Ya Allah, Engkau Maha Pengampun terhadapnya. Dia sentiasa mengingati-Mu ketika senang, maka ingatlah dia ketika dalam kesusahan."

Allah menjawab : "Sudah tentu"

Maka Dia memerintahkan agar ikan itu membebaskan Nabi Yunus dari perutnya."

Menurut sebuah hadis sahih riwayat Tirmizi, Nabi SAW menyatakan yang bermaksud : "Sesungguhnya tiada seorang muslim pun memanjatkan doa ini dalam apa keadaan sekali pun, melainkan Allah akan memperkenankannya." (Hadis Riwayat Tirmizi dalam bab al-Da'awat no. 3505, di anggap sahih oleh al-Albani)

Firman Allah SWT :


وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (87

Maksudnya : "Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam tempat yang sangat gelap (dalam perut ikan, di dalam laut dan pada malam hari) : 'Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim'." (Surah al-Anbiya' (21) ayat 87)

Pada ayat ini Allah SWT. mengingatkan Rasul-Nya dan kaum muslimin semuanya, kepada kisah Nabi Yunus a.s, yang pada permulaan ayat ini disebutkan dengan nama "Zun Nun".

Zu berarti "yang mempunyai", sedang An Nun berarti "ikan paus". Maka Zun An Nun bererti "Yang empunya ikan paus". Ia dinamakan demikian, kerana pada suatu ketika ia pernah dijatuhkan ke laut dan ditelan oleh seekor ikan paus. Kemudian, kerana pertolongan Allah, maka ia dapat keluar dari perut ikan tersebut dengan selamat dan dalam keadaan selamat.

Sahabat yang dimuliakan,

Berdasarkan ayat di atas dan hadis Nabi SAW doa Nabi Yunus a.s adalah salah satu doa yang sungguh mustajab dibacakan ketika kalian berada dalam keadaan kesusahan ditimpa bala atau musibah.

Allah SWT akan mengkabulkannya sebagaimana Dia mengkabulkan doa Nabi Yunus a.s seperti firmannya yang bermaksud : "Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman."(Surah al-Anbiya (21) ayat 88)

Oleh itu amalkanlah doa ini sebagai wirid harian dan bacalah doa ini sentiasa samaada dalam keadaan senang atau susah kerana betapa besarnya hikmah dan kebaikan doa yang terdapat di dalam al-Quran ini untuk menjadi amalan harian kita.

zaza/MD/17122011/10.21am

Rabu, 5 Oktober 2011


~bicara sekeping hati....~

‎~ *Tetap TERTAWA walau sebenarnya aku ingin MENANGIS..
*Tetap TERSENYUM walau sebenarnya aku KECEWA..
*Tetap KUAT walau sebenarnya aku sdh TAK SANGGUP lagi..
*Tetap SEMANGAT walau aku TERTEKAN oleh masalah..
*Dan yg trpenting ttp SABAR dn mmandang sglanya baik saja
walau sebenar nya hatiku LEMAH dan sdg TERLUKA...~

~Allah tidak pernah janjikan langit selalu biru, jalan hidup tanpa batu,matahari tanpa hujan, kebahagiaan tanpa kesedihan, sukses tanpa perjuangan. Tapi Allah janjikan KEMUDAHAN bersama kesulitan, RAHMAT dalam ujian, GANJARAN buat kesabaran, KETEGUHAN dalam perjuangan..Bukankah indahnya pelangi baru kita rasakan setelah turunnya hujan...~

‎~ketika hatimu sedih dan terluka...bersabarlah kerna kesabaran itu menjanjikan hikmah yg kita sendiri tdk jangkakan...sesungguh-Nya hikmah itu adalah rahsia Allah swt yg terindah...~

‎~tatkala rumpun kebenciam terus membugar...ruang rindu di hati semakin tersasar...terus tegar menepis gusar...kasih kupatri tak kan sesekali kubiarkan bubar...~

‎~biarlah rindu itu terus terdampar di pelabuhan hati yang tersasar...bersama sisa kasih yang kian hambar...~

~tdk pernah berhenti berharap dan berdoa...terus setia menunggu dan menunggu walaupun segunung kebencian meratah segala kasih sayangmu terhadap diriku....~

‎~andai tersirna kasih dan sayang...duka bersarang lara bertandang...remuknya hati bersulam walang...rajuk berdendang mesra menghilang....~

‎~kita seringkali mendambakan yg terbaik dlm setiap situasi dan keadaan yg kita lalui...namun tanpa kita sedari, apa yg kita dambakan itu seringkali tdk kesampaian...kerna semuanya adalah berpunca drpd keegoan diri kita sendiri...~

~mengukir janji setulus hati...mengotakan janji sepenuh hati... walaupun terhalang dgn sejuta halangan yg tdk pernah kita dijangkakan...~

‎~pada suatu ketika...bait2 bicara ini telah menyatukan kita dgn sebuah ikatan kemesraan....akan tetapi, di saat ini...dgn lantunan bicara tanpa suara ini juga telah menjarakkan hubungan kita...biarpun cuba pertahankannya selagi terdaya... namun, aku kan terus berdoa dan berharap...agar segala2 nyer kembali pulih seperti biasa....dengan izin dan redha-Nya...~

‎~keterlanjuran menyayangi mengasihi mencintai dan juga merindui bukanlah suatu keterpaksaan @ kekhilafan sehingga tercetusnya penyesalan...sebaliknya ianya merupakan satu penerimaan dgn penuh ketulusan biarpun akhirnya kecundang di pertengahan jalan...biarpun di saat ruang hati ini terbuka luas utk menerimanya....~


~zaza/061011/11.30am/bsh~

Ahad, 2 Oktober 2011

~kemelut di muara kasih...13~

~kerana rindu ini~

musim-musim berlalu
kumasih menantimu
walau lama terpisah
tiada khabar berita
kau tetap jua dihati ini bertakhta

kuingin melupakan
pahitnya pengalaman
tetapi hati ini
amat degil sekali
wajahmu jua yang datang menghampiri

semenjak terjadinya perselisihan
engkau pergi tanpa sepatahpun perkataan
kerana bimbang diri hilangmu tak kucari
sekalipun aku merinduimu setiap hari

bila pemergianku tak kau peduli
sangkaku kau senangi perpisahan ini
kerana harga diri kutak bertanya lagi
sekalipun kau tetap kusayangi

kerana rindu ini
sombongku terketepi
menghadapi segala biarlah cinta kita
terpelihara dengan restu Yang Esa

~zaza/031011/1.33pm/kdmk 12~


~Bicara Sekeping Hati...Zaza~

* InsyaAllah penantian selama dua tahun akan berakhir dgn kelahiran buku ini
* Semoga segala2 nyer dipermudahkan-Nya
* Semoga buku ini nanti mampu menyuntik ketabahan kekuatan dlm diri individu utk
meneruskan hidup @ kehidupan yg penuh cabaran ini
* dalam apa jua situasi...hidup adalah perjuangan yg perlu diteruskan tanpa mengalah atau sekadar menyerah...
* kehebatan kita bukan pada kekuatan fizikal semata2 tetapi adalah ketahanan dan ketabahan kita utk menempuhi segala2 dgn rasa syukur dan tenang kerna yakinilah hikmah Allah swt adalah yg terbaik utk kita...

Isnin, 19 September 2011

~kemelut di muara kasih 12~

inginku pergi jauh darimu
agar kukenal erti rindu ini
ingin aku menyelami jiwamu agar kukenal dirimu kasih

ingin aku membenci dirimu
tapi kebencian tiada padaku
walau apa yang kau sangkakan
aku tetap cinta padamu

telah lama kuhidup melara
telah kugagal dalam bercinta
kini kau datang dengan seribu bintang
bintang yang dulu sembunyi
bintang yang tiada bererti

kalau kau sudi menyentuhi hati
aku kan selalu dekat padamu
tapi jangan kau hanya cuba
untuk mempermainkan cintaku....

~zaza/kmdmk 12/10.27am/20092011~

Isnin, 15 Ogos 2011

~kemelut di muara kasih...11~

apa lagi yang harus aku katakan andai semua ini merupakan hukuman bagi kesilapan dan kekhilafan yg aku lakukan...tiada ruang lagi untuk aku di hatinya....terhukum dek kebodohan dan kejahilan diri sendiri...

teringat akan kata-kata hikmah....

kdgkala kita lupa pernah gembira bsama dia..kdgkala kita tleka dia slalu buat kita ttawa..kdgkala kita tsenyum krn dia pernah buat kita bahagia..adakalanya kita menangis kerna telatahnya..buat kita mrinduinya..kerna dia..kita pernah bkongsi suka duka bsama.....

mengenali ssorg kdgkala mbuat kita ttawa.... mengenali ssorg tu kdgkala mbuat kita mgalirkan airmata..... sesungguhnya mengenali ssorg tu mampu mberi kita sjuta rasa... Tapi sedarka kita mengenali ssorg tu sbenarnya satu anugerah.... Biarpun hAd!Rnya seketika....

kalau kita xdapat matahari jadilan bulan.... Kalau kita xdapat mmiliki bunga milikila tangkainya... Kalau xdapat jadi insan yg tsayang dhatinya... cukupla mjadi insan yg pernah menyayanginya....

biarlah apa pun andaiannya...aku tetap setia seperti dulu...setia menunggumu hingga ke akhirnya...

~zaza/16082011/10.53am/kmdk 11~

Khamis, 7 Julai 2011

~kemelut di muara kasih...10~

beginikah akhirnya....
sedang bahagia menguliti rasa
kemelut bertandang tiba-tiba
bersama rakusnya masa
menghenyak hati dan jiwa
menghiris bagaikan belati bisa
sehingga menerobos ke dalam dada

beginikah akhirnya...
sedang bahagia meniti hari-hari kita
ruang curiga dan prasangka
terus terbuka dan terbuka
dengan seluas-luasnya
sehingga ruang percaya
tertutup serapat-rapatnya...

beginikah akhirnya...
sedang bahagia bersulam ceria
kemelut menerpa tanpa disapa
menghenyak menghimpit hati lara
mengundang duka tiada hentinya
biarpun cuba utk menghindarinya
namun hadirnya terus meratah jiwa

beginikah akhirnya...

~zaza/08072011/11.23am/kdmk 10~

Selasa, 5 Julai 2011

~kemelut di muara kasih 9~

hari-hari ceria yang aku lalui semakin bercahaya dengan adanya perhatian dan kasih sayangmu....aku rasa cukup gembira dan bahagia sekali...betapa indahnya hidup dan kehidupan ini apabila didampingi oleh insan yang kita sayangi...

seperti kebiasaannya...aku pasti menghubungimu untuk bertanya khabar dan untuk bertukar-tukar cerita...kita berbual mesra dan sekali-sekala diselangi dengan derai tawa...indahnya suasana bahagia terasa...hati berbunga-bunga

di sudut hati ini...sentiasa berharap dan berdoa agar hubungan ini akan terus kekal selamanya...dan tiada lagi kemelut yang menerpa sehingga menggugat hubungan mesra ini...namun, aku tak mampu menipu diri...rasa takut dan gementar sentiasa menghantui...aku tak mahu semuanya berulang lagi...kerna hatiku tidak sanggup untuk menempuhinya lagi...terlalu sakit dan perit yang kurasai...sehingga ianya mencengkam rasa dan jiwa...

kita berbual-bual agak lama juga....banyak perkara yang kita bualkan...kemesraan yang tercalar seketika dulu kembali berbunga...setelah beberapa ketika, kita akhiri bicara dengan ucap mesra seperti biasa....dan berjanji akan terus bersama walau dalam apa jua keadaan dan situasi yang menjengah tiba...

sebaik sahaja perbualan diakhiri...aku terus termenung sendirian...memikirkan tentang dirimu...terlalu banyak halangan yang perlu ditempuhi dalam jalinan ukhwah dan kasih sayang ini...namun, aku tidak pernah menyimpan walau sekelumit rasa benci di hati...kerna kau amat aku sayangi...

aku mencapai sekeping kertas lalu melakarkan sebuah puisi buatmu...

sayang
dalam kekalutan yang menjengah
aku di sini terus melangkah
tidak pernah sekali aku mengalah
walaupun terkadang aku hampir rebah

sayang
tiada apa yang mampu menyanggah
di saat rasa kasih dan sayang ini menyinggah
biarpun terkadang dihimpit resah dan gundah
sehingga hati dan minda mulai goyah

sayang
berjanjilah kita buat sekian kalinya
akan terus bersama walaupun dihenyak dan dihimpit rasa
sehingga menggugat kasih dan sayang kita
kerna di situlah letaknya ketulusan dan kesetiaan kita

~zaza/06072011/10.45am/kmdmk 9~

Selasa, 14 Jun 2011

Jumaat, 10 Jun 2011

~kemelut di muara kasih 8~

keindahan kebahagiaan keceriaan yang dilalui bersama rupanya tidak bertahan lama....ada saja peristiwa yang berlaku sehingga mengeruhkan kembali hubungan kita...puas sudah aku menjelaskan dan memberi penjelasan namun...setiapkali itu yang aku lakukan...bertambah lagi kemarahanmu terhadap diriku...sehingga terkadang aku menjadi bingung dan buntu....

panas yang kusangkakan hingga ke petang...rupanya hujan di tengahari...kemelut demi kemelut menyinggah...sehingga sukar untuk aku sanggah...dalam situasi sebegini, aku hanya mampu mendiamkan diri...aku biarkan dirimu terus melayan rasa amarahmu...biarlah kau lepaskan segala-gala...aku tak mahu biarkan amarahmu memuncak...justeru mendiamkan diri adalah jalan yg terbaik buat diriku dan juga buat dirimu juga....

aku bersyukur kerna aku masih mampu mempertahankan kesabaranku...sedaya-upaya aku memang berusaha untuk mempertahankan segala-galanya...apatah lagi hubungan yang cukup istiewa ini...biarlah aku mengalah..mengalah bukan bermakna kalah...cuma memberi ruang pada diri untuk mencari penyelesaian secara yang lebih berhemah..dalam masa yang sama...aku terus berdoa dan berdoa agar kemelut ini akan berakhir juga sudahnya....

tiada lagi komunikasi antara kami...masing-masing mendiamkan diri...membisu seribu bahasa...kesunyian kesepian menguasai setiap ruang lopong di hati ini...aku tidak mampu menipu dan membohongi...aku terlalu merinduimu dik...

akhirnya...aku mengambil keputusan untuk menghubungimu...walaupun aku tahu kemarahanmu masih memacu dan belum reda...namun, aku gagahi juga kerna aku tidak mampu untuk terus melalui hari-hariku tanpa kehadiranmu...tanpa ungkap bicaramu...tanpa gelak tawamu...aku rindukan semua itu...

"hello...assalammu'alaikumm dik...." sapaku kepadanya, namun tiada kata-kata balas yg kudengar...diam seribu bahasa...aku terus menyapa lagi tanpa putus asa

"dik...apa khabar...?" tanyaku
"baik...." jawapnya pantas kemudian terus diam
"dik...dah tak nak cakap dengan akak lagi kerr....?" soalku
"takder laa...." balasnya
"habis...naper diam jerr, macam tak nak layan akak jerr....." aku terus bertanya
"takder apa-apa yang nak cakap....." jawabnya
"mmmmm...ok laa kalau camtue...." balasku
"takper laa...buat keje elok-elok....jaga diri baik-baik...akak tak kan ganggu adik lagi...." kataku dengan lembut tapi sedikit tegas
"akakkkkkkkkk...." jawabnya manja
"yerrrr....naperr..???" tanyaku
"maafkan adik yerr...adik banyak buat salah dengan akakkkk..." katanya sambil menangis
"sudah laaaaa....lupakan semua tue, kan akak dah cakap...kalau ada apa-apa kita bawa berbincang...jangan simpan sorang-sorang..." kataku

aku dapat mendengar esak tangisnya...dia tidak berkata apa-apa lagi...akhirnya perbualan itu terputus begitu saja...aku biarkan dia melayan perasaannya...biarlah segala kemelut di hatinya reda...

dalam hatiku terus berdoa agar hubungan ini akan pulih seperti sediakala...itulah harapanku...aku terlalu menghargai hubungan ini...dan tidak ingin ianya berakhir begitu saja....

~zaza/11062011/kdmk 8~

Rabu, 25 Mei 2011


~monolog kasih sayang~

selingkar kisah tercipta
bersatulah dua hati
yang dulunya terasing
bersama haluan sendiri
tanpa ungkap bicara
tanpa ucap mesra
terpinggir keasingan
tanpa sejalur rasa di jiwa
seketika berbicara
dalam kekalutan hiba
tanpa sedar...episod bermula
dengan mesra salam bertakhta
bersatulah kita
dengan sejuta rasa yang memacu setia
bersama kasih yang melata
bersama sayang yang membara
antara kita
semakin akrab jalinannya
semakin berpadu hati dan jiwa
tanpa sedikit pun ruang
untuk saling alpa leka dan lupa
biarpun terkadang
disapa kemelut badai yang menyinga
sehingga menggugat kemesraan yang ada
namun...
kita masih tetap setia bersama
melayari kehidupan dengan rasa bahagia
biarlah salah di mata mereka
namun...kita tetap bersama
benarlah kata pujangga
tak kenal maka tak cinta...
pabila kata bersulam mesra
pabila bicara menguntum rasa
hati terpaut jiwa bertaut
tanpa resah tanpa gundah
ukhwah terindah anugerah Allah
kusambut penuh redha
akan kupertahankan segalanya
biarpun seringkali disergah
dgn pelbagai kemelut yg menyinggah
namun...untuk aku menyerah
tidak sesekali untuk aku membuat noktah
biarpun aku terpaksa dihimpit derita yg tak sudah...
semoga segala-galanya
dipermudahkan Allah swt...InsyaAllah

~zaza/26052011/11.13am/mks~

Selasa, 24 Mei 2011


~secebis penzahiran....~

tetes-tetes jernih itu
mengalir lagi satu-persatu
tanpa perlu dipandu
berjuraian bercucuran
lantaran hati dicengkam pilu...
terhenyak lesu
tanpa hala tuju
membungkam bicara tanpa restu
akulah itu...
terus-menerus menyemai kasih
menuai sayang
menganyam cinta
membelai rindu
tanpa sekelumit rasa jemu
biarpun sejuta kemelut yang memacu
sehingga menghentam jiwa ragaku
lelah lemah goyah dan hampir rebah
tiada secebis pun rasa kebencian
yang hadir menyinggah...
kerna...
rasa kasih sayang dan cinta itu
mengatasi segala-gala
sedetik berlalu tanpa perhatianmu
langkahku terhenti tanpa arah tuju
tiada lagi bahagia yang menemani diriku
biarpun...
di saat ini
aku masih mampu mengukir senyum
namun...
di hatiku di jiwaku
derita bersarang parah bertandang
terasa gelap pandangan
terasa kabur penglihatan
jurang pemisah semakin hampir
walaupun bukan kehendak diri ini
ke mana arahku
ke mana tujuanku
aku sendiri keliru...
perlukah aku terus bersama
jika...kehadiranku selama ini
hanya menambah duka dan derita
hanya mencipta noda dan dosa
hanya melakar sendu dan pilu...
pengganggu hidup dan kehidupanmu
perosak bahagia dan kebahagianmu
perampas kasih sayang dan kesayanganmu
siapalah aku...

~zaza/25052011/11.19am/sp~

Isnin, 16 Mei 2011

~Selamat Tinggal....Zizan & Dina~

Selamat tinggal kawanku
Tak mudah aku pergi
Bila wajahmu
Sentiasa di hati ini

Ok
Dah memang
Bukan mudah untuk ku menerima hakikat
Dalam hidup ini sentiasa ku tersekat
Apa yang ku harapkan
Kasih sayang yang suci murni
Tetapi semuanya hilang setelah kau pergi
Dulu hari-hari ku berwarna warni
Kini kian mendung
Ia tinggal satu memori
Jangan jangan lepaskan genggamanku ini
Hidupku hanya bermakna jika kau di sini

Mana janji
Mana erti
Kenapa gembiraku kini menjadi sepi
Musnah segala apa yang ku impikan
Tetapi ku tetap tabah
Kerana Tuhan yang menentukan

Kau tetap pergi apakan daya
Walaupun ku telah mencuba sedaya upaya
Ku harapkan ini sesuatu yang kekal
Namun ku terpaksa melepaskanmu baby
Selamat tinggal

Selamat tinggal kawanku
Tak mudah aku pergi
Bila wajahmu
Sentiasa di hati ini

Tiada ertinya kau tinggalkan aku
Sedangkan teramat ku mengasihi dirimu
Cuba ingat semua yang kita pernah lalui
Sayang bukalah fikiranmu kembali
Ku tak mahu hidup tanpamu di sisi
Hanya kau seorang yang pernah aku kasihi

Jangan pergi jangan pergi
Jangan tinggalkan aku begini
Jika aku yang engkau cintai
Kenapa semua ini
Kenapa semua ini
Mengapa semua ini
Jika aku yang kau cinta
Mengapa semua ini

Kenapa semua jadi begini
Kenapa mengapa
Jangan pergi jangan pergi
Jangan tinggalkan aku begini

Selamat tinggal kawanku (usah pergi)
Tak mudah aku pergi (jangan biarkan ku menderita)
Bila wajahmu
Sentiasa di hati ini (aku sentiasa di dalam dada kamu sayang)

Walau ku pergi sayangku (usah pergi)
Dalam jiwaku ini
Kaulah cintaku yang kekal
Selamat tinggal

Selamat tinggal kawanku (usah pergi)
Tak mudah aku pergi (jangan biarkan ku menderita)
Bila wajahmu
Sentiasa di hati ini (aku sentiasa di dalam dada kamu sayang)

Walau ku pergi sayangku (jangan pergi)
Dalam jiwaku ini
Kaulah cintaku yang kekal
Selamat tinggal

Kau cintaku yang kekal
Selamat tinggal

Ahad, 15 Mei 2011

~kemelut di muara kasih...7~

hari demi hari, jalinan ukhwah dan kasih sayang ini menjadi semakin erat dan padu. Bagaikan tiada ruang sedikit pun utk kita melupakan antara satu sama lain. Bahagia yang dirasa cukup mendamaikan jiwa...

"akakkkk.....nanti kita jumpa yerrr...!!!"
"adik nak jumpa akak sangat2...."
"adik nak minta maaf ngan akakkkk...."
"adik sayang akak sangat2 tau....."

Aku hanya mengiyakan saja apa yang diungkapkannya. Jauh di sudut hati...aku memang berharap sangat-sangat agar adanya pertemuan kedua antara kami berdua...

"InsyaAllah...dikk, nanti kita jumpa ehh..."
"Akakk pun memang nak jumpa sangat dengan adikkk...."
"Kita doa sama2 yer...agar impian kita ini akan jadi kenyataan...aminn"

Hatiku berbunga ceria dan berharap agar pertemuan yang diimpikan dapat direalisasikan dalam masa yang terdekat ini....

Hari-hari yang dilalui sungguh mengasyikkan dan mendamaikan....gelak tawa dan usik mengusik sering mewarnai setiap pertemuan kita...walaupun hanya di ruang maya...walaupun hanya melalui perbualan di telefon saja...bersyukur aku kehadrar Allah swt dengan anugerah ini....terlalu istimewa dan bermakna sekali...

Aku sentiasa mendoakan yang terbaik untuk dirinya....dan aku juga berharap hubungan ini akan terus kekal selamanya...biarpun nanti dilanda badai yang tak mampu diterjang...hubungan ini masih mampu bertahan...InsyaAllah

Setiap detik yang kita lalui bersama meninggalkan sejuta nostalgia yang tidak mampu dilenyapkan dalam sekelip mata...semoga Alah swt akan memberkati dan merahmati hubungan ini....

~zaza/16052011/12.46/kdmk 7~

Khamis, 5 Mei 2011

~kemelut di muara kasih...6~

betapa bahagianya melewati hari-hari...dgn ditemani insan yang sangat disayangi...hati ini terus berbunga...jiwa ini terus ceria...keprihatinanmu benar-benar menyentuh hatiku...kasih sayangmu benar-benar membahagiakanku...

"saya sayangggg akakkk sangat-sangat...."
"akak selalu ada bersama saya di saat saya memerlukan..."
"akak selalu ada....ku ada kamu"

kata-kata itu menjadi pemangkin dan penyuntik semangat untukku teruskan hubungan ini...dalam masa yang sama, aku terus berdoa kepada Allah swt agar jalinan ukhwah dan kasih sayang ini akan terus kekal selama-lamanya....dan aku juga berdoa agar...tidak akan ada lagi kemelut yg menyinggah sehingga menjarakkan hubungan ini...

semakin hari semakin akrab hubungan kita...penuh ceria dan bahagia...usik-mengusik sering menjadi pelengkap hubungan kita....dan sikapmu yang manja membuat aku tidak jemu mengusik dan menyakatmu....

kita bagaikan tidak mampu dipisahkan lagi....kita sering berhubungan jika ada kesempatan yang terluang...sms, ym, FB adalah medan utama untuk kita bersama mencipta pelbagai kenangan indah...hanya kita yang memahami segala situasi yang kita lalui...bahagia tercipta...derita tersirna....

~zaza/06052011/10.06am/kdmk 6~

Selasa, 26 April 2011

~kemelut di muara kasih....5~

telefon bimbitku masih di tanganku...aku terus terpaku dan terkedu tatkala membaca setiap baris2 ayat yang terpapar di skrin....hatiku berdebar2...apakah benar apa yg aku baca di saat ini....apakah ini luahan ikhlas yg lahir dari hatinya...sedangkan seketika yang berlalu...aku terus dihimpit dan dihenyak dengan pelbagai persoalan dan persoalan yang tdk mampu aku jelaskan satu persatu...

jauh di sudut hati...aku bersyukur sangat2 kerna doaku dimakbulkan oleh-Nya...kemelut yang merantai mulai longgar dan api kemarahan mulai sirna. terima kasih Ya Allah Ya Tuhanku di atas nikmat rahmat dan hikmah-Mu ini...setelah apa yang aku lalui, kini kebahagiaan kembali menemani....syukran Ya Allah, hanya itu yang mampu aku lafazkan di saat ini.

aku membaca kiriman sms itu berulangkali...kedukaan dan kekecewaanku bagaikan dibawa pergi...

"akakkkkkk....."
"saya memang banyak dosa dengan akak...kannnnn"
"akakkkk....saya tak mahu kehilangan akak sebenarnya...."
"tapi...kadang2 saya keliru dengan perasaan saya sendiri..."
"saya amat memerlukan akak dalam hidup saya...."
"saya tak nak kehilangan akakkkkkk...."
"saya sayanggggg akakkk...."

sebak rasa dadaku...aku membalas kiriman itu dengan seikhlas rasa di hati.

"tima kasih dikk...."
"tima kasih untuk segala2 nyer...."
"akak juga tak mahu kehilangan adik..."
"sebab akak juga menyayangi adik...dunia dan akhirat..."

beberapa ketika kemudian, sekali lagi aku terima kiriman sms darinya...dan sekali lagi aku terkedu dengan bait2 katanya.

"akakkkkk...."
"kita kembali macam dulu yerrr...."
"kita sms, ym, fb, mesej inbox, komen2 status......."
"saya rindukan semua tue......"
"saya tak nk kehilangan semua tue...."
"semua tue amat penting bagi hidup saya...."
"akakkkk...."
"saya sayangggg akakkkk...."

tak mampu berkata apa2 lagi....hanya mengucap syukur pada Illahi. sms itu kubalas kembali...

"Allahu Akhbar..."
"InsyaAllah...dik, inilah yg akak harap2kan..."
"kalau inilah yg adik mahu....akak akan turutkan..."
"akak juga tak mahu kehilangan semua ini..."
"semoga ukhwah dan jalinan kasih sayang kita ini diredhai Illahi...."

setelah itu, aku terus menyambung tugasku yang masih belum selesai. aku biarkan segala2 nyer. aku cuma berharap agar dia memahami apa yang telah aku nyatakan dalam kiriman sms tadi. sebetulnya, tiada sekelumit rasa benci di hati ini terhadap dirinya. aku sangat2 menghargai ukhwah dan kasih sayang ini. aku terus berharap dan berdoa agar...Tuhan memberkati dan meredhai hubungan kami berdua hingga ke akhirnya...

~zaza/27042011/11.17am/kdmk 5~

Ahad, 24 April 2011

~kemelut di muara kasih....4~

sunyi....sepi....tanpa sebarang kata2 lagi...aku melayan perasaanku bersama sebak dan sesak yg sarat.pada siapa inginku luahkan lagi, biarlah segalanya aku tanggung sendiri...biarlah sakitnya aku tempuhi sendiri...dalam masa yg sama, aku masih mengharapkan ada sinar yang akan menerangi perjalanan hidupku.

aku terus terpaku di hadapan komputer ribaku. dalam situasi yang bertandang ini, aku perlu terus kuat dan tabah. fikiranku buntu emosiku terganggu...tapi aku perlu menghabiskan urusanku yang masih tertunda. aku perlu menyiapkan projek bukuku yang semakin hampir tamat tarikh penghantarannya. Ya Allah Ya Tuhanku, kuatkan hatiku ini.

tiba-tiba aku dikejutkan dgn bunyi sms di telefon bimbitku. dalam hati aku sangat2 berharap...agar 'adikku' itu yang menjadi penghantarnya. alangkah gembiranya hatiku apabila menerima sms darinya walaupun aku belum lagi membaca isi kandungannya. aku yakin, pasti ada khabar gembira buat diriku...InsyaAllah.

aku baca dan amati setiap kata2 yang dicoretkan dlm sms itu. aku terpaku dan terpegun tatkala membaca baris demi baris ayat. hatiku mula berbunga dan rasa kasih sayangku kembali bertakhta. rinduku semakin meronta dan membara.

~zaza/25042011/11.45pm/kdmk 4~

Sabtu, 23 April 2011

~kemelut di muara kasih....3~

kepalaku masih berpinar2...mataku tak mampu dibuka....sakit betul kepalaku ini...aku gagahi juga....kuterima panggillan telefon darimu....tidak kusangka dan tidak kuduga....dirimu masih sudi untuk menghubungiku...hatiku mula berbunga....rasa bahagia sangat2...

"kenapa akak tak jawab sms saya.....?????" luahannya
"kenapa....akakkkkk"
"akakkk call saya....."

aku tak mampu berkata apa2 lagi...memang benar aku tak dengar bunyi sms yang masuk.... bukan sengaja aku tidak mahu membalasnya....tanpa ragu2 aku terus menghubunginya...di hati ini...aku mengharapkan ada sinar bahagia yang bakal menerangi kelam kelmarin....

"akakkkkk....."
"yerrrr....."
"saya tak nak bersama akak lagi.....saya dah tak boleh bersama akak lagiiii...."
"naperrr nie....??????"
"saya banyak menangis kerana akakkkkk....akak selalu menyakiti hati saya......saya terpaksa makan hati kerana sikap dan perbuatan akakkkkk...."
"akak penipu besar.....nampak jerrr warak....tapi penipuuuuuuu...."
"semua kata2 akak.....tak beri makna apa2.....penipuuuuu....saya benci akakkkkk..."
"saya dah tahu siapa akak yang sebenar2 nyer....."
"akak gunakan saya....untuk meredakan kesepian akakkkkk....akak penipuuuuuuu"

aku hanya mampu menangis dan mendiamkan diri.....aku biarkan dirinya terus menghentam aku dengan kaya2 nyer....biarlah dia puaskan hatinya....biarlah dia lontarkan kemarahannya....aku hanya mampu mendengar....namun, jauh di sudut hati.... rasa begitu luluh dan sedih sekali....aku tak pernah menipu dirinya....aku tidak pernah menipu bila aku kata aku menyayanginya....kerna itulah hakikatnya.....

"adik tak sayangggg akak lagiii....."
"adik dah lupaa semua janji adik pada akakkkk...."
"adik betul2 bencikan akakkkkk.....????"
"tak adakah kebaikan yang akak dah buat untuk kebahagiaan adikkkk...."

aku mengajukan pertanyaan bertalu2 sambil air mataku terus mengalir dan mengalir.... aku tak mampu menahan perasaanku ini...sebak rasa di hati ini...apabila aku dituduh sedemikian rupa....rasa hilang segala harga diri....semuanya tercalar....rasa terhina sangat2....puas sudah aku berkorban....aku serahkan segala2 nyer....kasihku sayangku...seluruh hidupku...bersamanya merupakan satu detik yang cukup membahagiakan diriku....gelak tawanya yang manja....membuat hatiku tersentuh.... ingatanku padanya sentiasa ada....dan rinduku padanya sentiasa membara....

"saya dah tak nak fikir tentang diri akak lagi.....cukup laaaa"
"saya tak pernah janji apa2 kannnnn.....lupakan semua tue....saya tak ingat apa2 punnnnn....."
"memang saya bencikan akakkkkk....di saat ini, akak laa orang yang paling saya benciiiiii......"
"apa kebaikan yang akak dah buat pada sayaaa.....cakapppp...!!!!"
"apa makna nyerrr....kalau setiap hari saya asyik menangis kerana akakkkkk....itukah yang akak katakan kebahagiaannn.....????"
"sudah laaa akakkkkk.....cukup laaaaa....saya dah malas dengan semua nie....."

tersentak aku dengan ucapannya....air mataku terus mengalir laju.....tak mampu bersuara....hanya mendiamkan diri bersama hati yang cukup tertekan....luluh dan rasa amat parah sekali....setelah apa yang dilalui bersama....adakah ini pengakhirannya.....aku rasa benar2 terseksa....

Ya Allah ya Tuhanku....berilah kekuatan dan ketabahan kepada hamba-Mu yang serba dhaif dan naif ini....aku bermohon pada-Mu Ya Allah....seandainya benar aku telah menipunya selama ini....tunjukkanlah kebenarannya....aku redha dengan segala hukuman-Mu...

aku tidak menyalahkannya seratus peratus....kerna aku tahu dia masih menyayangiku....cuma keadaan dan situasi yang mendesak....membuatkan dirinya tak mampu mengawal diri dan emosinya....

semakin lama aku semakin diam....tak mampu berkata apa2 lagi....namun telefon bimbitku masih kupegang dan melekat di telingaku....esak tangisku terus berlagu.....
suaraku tersekat2....sayup2 kedengaran...dan kadangkala hilang....

"akakkkk.....dah laa akakkkkk...."
"saya sayangkan akakkkkk...tapi saya dah tak boleh bersama akakkkkk....."
"cukuplah apa yang kita dah lalui selama ini...."
"saya dah serik nak bersama akakkkk lagi..."

tiada apa yang harus aku katakan lagi....setelah itu talian telefon terus dihentikan....dan akun terus menangis sendirian......tiada apa yang dapat aku bayangkan...hanya memikirkan bagaimana harus aku teruskan hari2 mendatang tanpa dirinya di sisi....persoalan ini tak mampu aku jawab....

~zaza/23042011/10.11pm/kdmk 3~

Jumaat, 22 April 2011

~kemelut di muara kasih....2~

jam hampir menunjukkan hampir pukul 5.00 pagi...suasana sunyi sepi dan kedinginan terasa mencengkam seluruh anggota...terjaga aku hampir satu jam yang lalu....hanya beberapa minit sahaja aku merebahkan badanku dan cuba melelapkan mataku....namun tak berjaya....mata ini tak mampu dipejamkan....hati ini meronta-ronta di dalam....Ya llah Ya Tuhanku....begitu berat ujian yg perlu aku tanggung ini.....

terhenti seketika bicara rasa...terkenang kembali kenangan serta memori indah yang telah terjalin antara aku dan dirinya....masih teringat2 kata2nya ketika berbicara denganku di telefon tidak lama dulu....

"akakkkk.....saya bahagia bersama akak...akak terlalu baik dan saya sangat menyayangi akak....akak dah macam keluarga saya sendiri...."
"akak tahu....setiap detik setiap ketika....saya selalu ingatkan akak....tak pernah lupa....akak adalah kebahagiaan saya...."
"akakkkk....akak dengarlah lagu anuar zain tue...sedetik lebih, ianya bagaikan luahan hati saya pada akakkkkk....saya sayangggggg akakkkk....."

aku masih ingat semua kata2nya...dan aku pahatkan segala2 di lubuk hatiku yang paling dalam.....kerna aku amat menghargai kehadirannya dalam hidupku....dan aku begitu menyayangi dan mengasihinya....dia terlalu mengambil berat dan menyayangi diriku....tidak pernah aku rasa disayangi sebegini....bahagia sangat2 apabila diri ini disayangi...

tapi....kadang kala bahagia yang dirasa diganggu-gugat juga....bagaikan terkena tempias tatkala hujan membasahi bumi....begitu jugalah dengan hubungan aku dan dia....ada ketika dilanda ribut dan taufan...ada ketika dipukul ombak dan badai....dan ketika itu, masing2 membawa haluan sendiri....membungkam sepi...tanpa kata tanpa bicara tanpa sapaan mesra....berdiam diri seribu bahasa...namun, sedikitpun tidak pernah lupa...malah rasa kasih dan sayang itu semakin membara dan meronta2....seringkali aku yang beralah dan mengalah....

"kenapa akak selalu buat saya camnie.....kenapa akakkkkk...."
"akak kata...akak sayangkan saya.....tapi, akak selalu menyakiti hati saya....."
"kenapa akakkkkkk......"

kadang kala...aku terdiam tanpa sebarang kata2 utk menjawab segala pertanyaannya... bukan malas untuk melayan kerenahnya....tapi, aku rasa berdiam adalah lebih baik.... sekurang2nya dapat meredakan kemarahannya....dan apabila keadaan kembali reda...barulah aku mula bersuaara dan menjelaskan segala2....

"akak jangan tinggalkan saya....saya takder saper2....."
"akak ada ramai orang sayangggg...tapi saya cuma ada akakkkkk jerr...."
"saya sayang akakkk...dan saya tak mahu kehilangan akakkk...."

semakin aku mengenang dan mengingati segala kata2 yang keluar dari mulutnya....
semakin sebak dan sesak nafas ini.....aku tertanya2 pada diri ini....siapalah aku sebenarnya....seandainya benar aku ini disayangi dan dikasihi...mengaapa tiada ruang lagi untuk aku terus menghuni di hatinya....mengapa aku dibuang begitu saja....
semudah itu dia mengakhiri segala2....sedangkan hubungan ini terlalu kuat dan ukhwah ini terlalu hebat....

sampai bilakah aku mampu bertahan....melewati hari2 depan tanpa kehadirannya di sisi....pandangan ini rasa semakin kabur dan kelam....tiada lagi cahaya yang menemani setiap langkah ini...tiada lagi sinar yang mengiringi setiap detak dan getar hati ini....aku kembali menyendiri walaupun ditemani keriuhan di sisi....namun aku tak mampu menipu diri....ketiadaannya amat2 aku rasai...dan ianya cukup2 menyesakkan jiwa dan rafa ini...

Ya Allah Ya Tuhanku....aku tidak redha semua ini berlaku...kau akan cuba pertahankannya selagi mampu....Ya Allah Ya Rahman Ya Rahimmm....berikanlah kekuatan kesabaran dan ketabahan bagi diriku...agar aku mampu menangani semua ini....aku tidak sanggup untuk melepaskannya dan tidak juga sanggup untuk kehilangannya...
kehadirannya dalam hidupku adalah anugerah Allah swt buatku...juateru aku harus menjaganya dengan sebaik mungkin....aku amat menyayanginya seperti adikku sendiri dunia dan akhirat....

~zaza/23042011/5.26am/kdmk 2~
~kemelut di muara kasih....1~

"sudah2 laa...cukuplaa...tak payah cakap apa2 lagi"
"akak memang penipu....penipu....penipu...."
"di saat ini...akaklah orang yang paling saya benciiiiiiiii......."

masih terngiang-ngiang lagi di cuping telingaku ungkapan sadis itu....tak mampu untuk aku lupakan walaupun sesaat....sakitnya peritnya bagaikan buluh runcing yang menujah dadaku ini....Allahu Akhbar....dugaan apakah lagi yang harus aku tempuhi....

bahagia sesaat kurasa...hilang lenyap diterjah badai kemelut yang tidak dijangka.... menghenyak ganas merentap rakus....terpaku aku dengan seribu persoalan....aku tahu aku bukanlah yang terbaik dalam jalinan ukhwah dan kasih sayang ini....namun, aku telah berusaha untuk melakukan yang terbaik....tapi, seringkali aku terperangkap dengan sikapku sendiri....lantaran terlalu berhati-hati demi menjaga hati insan yang aku sayangi...aku bagaikan terjebak dengan jerat yang aku pasang sendiri....

"mulai malam ini...putuslah hubungan kita......"
"saya nak lupakan akak dari minda saya dan hidup saya...."
"saya benciiiiiiiii akakkkkkk....."
"jangan hubungi saya lagi....saya tak mahu ambil tahu tentang diri akak lagi...."
"jangan ganggu hidup saya lagi.....akak penipuuuuuuu....saya benciiii akakkkkk...."

apa lagi yang mampu aku lakukan....hanya mampu mendiamkan diri...bersama deraian air mata yg mengalir laju yang tidak mampu ditahan2 lagi....sungguh berat tuduhan yang dilemparkan itu....apa yang telah aku lakukan...sehingga aku dianggap penipu.....
sedangkan....selama ini aku terlalu menyayanginya dan mengasihinya sepenuh jiwa dan ragaku....malah aku tidak pernah menyimpan rasa sakit hati atau benci pada dirinya...aku terima dirinya seadanya....tanpa rasa curiga dan prasangka....

mengapa dengan mudah aku ditohmah sedemikian rupa....jahat sangatkah aku ini di matanya...sehingga tergamak melemparkan kata2 kesat sebegitu...apakah sudah tiada lagi rasa peri dan belas di hatinya....sudah tiada lagikah rasa kasih rasa sayang rasa rindu di hati pada diriku yang serba kekurangan ini....

air mata semakin laju...aku biarkan sahaja...semoga ianya mampu membersihkan hatiku yang kotor ini....siapalah aku sebenarnya...pada suatu ketika aku ditatang dan disayangi serta dirindui....dan kini akhirnya aku dihina dibenci dan dibuang semudah itu....apakah tiada kemaafan lagi di hatinya...dan tiada lagikah ruang kesempatan untuk berbicara lagi...

dalam kedinginan malam yang mencengkam ini....mataku semakin cerah...tak mampu utk kupejamkan....aku menjadi semakin takut untuk menempuhi hari2 yang mendatang....aku takut kehilangan dirinya....seandainya ini benar2 berlaku....luluh rasa hatiku...
sebak dan sesak rasanya dada ini....apa lagi yang harus aku lakukan....selain daripada beristighfar dan berdoa kepada Tuhan....

semoga ada sinar yang bakal menerangi hari2ku...biarpun kabut dan kabus menyelubungi diriku...separuh jiwaku pergi lantaran kebahagiaan yang kurasai direntap ragut tanpa belas dan simpati....aku dihukum tanpa pengadilan...sepi membungkam bersama ceria yg tersirna...

~zaza/23042011/2.40am/kdmk 1~

Khamis, 21 April 2011

~gubahan rindu puisi syahdu...(7)~

‎~menyayangimu...lebih dari apapun....meskipun tiada satu orang pun yang tahu...mengasihimu...sedalam2 hatiku.... meskipun engkau jauh dari hidupku... ~

‎~merelakan sekeping hati utk disayangi dan menyayangi... bukanlah suatu perkara yg mudah...namun, di saat kita telah bersedia....rasa kasih dan sayang itu...tdk mudah pula utk dirungkaikan biarpun dilanda kemelut dan badai....~

‎~ikhlas tdk mampu dilihat secara jelas...namun ianya mampu dirasai biarpun ianya beralas....~

‎~jangan tinggalkan orang yang kita sayang untuk orang yang kita suka kerana orang yang kita suka akan tinggalkan kita untuk orang yang mereka sayang jangan cube dapatkan apa yang kita sayang tapi sayangilah dengan apa yang kita ade~

‎~merentasi segala kemelut...tanpa menghiraukan kalut yg tk susut...meredah segala badai dan ribut...tanpa berganjak walau sejemput...kerna di hati telah terpahat dan terpaut...~

‎~ku sedar ku tak seberapa...jika dibanding mereka...yang jauh lebih megah dari diri ini...apa yang mampu ku berhias...hanyalah hati yang ikhlas....terpendam simpan untuk dia yang sudi.....~

‎~merenung bulan di malam kelam....kabus melitupi segenap ruang...hati sendiri sepi membungkam...kuhitung bintang2 yg berkerdipan...namun tk terdaya aku...begitu jugalah nilai kasih dan sayangku terhadapmu....~

~sebak rasa hati ini di saat kerinduan hadir bertamu...tak mampu menelan segala di sudut hatiku...segala2nya bagaikan terhambur bersama bicara bisu...siapalah aku di hatimu...~

‎~hati bagai dihenyak...jiwa bagai dilanyak...sesak dan sebak terus mengasak...sakitnya tiada siapa yg dpt mengagak....~

‎~cuba menelah segala resah dan gundah...cuba mentafsir segala bicara tanpa suara...di saat kuhampiri dirimu dgn rasa kasih dan sayang...aku sekadar menggapai bayanganmu yg semakin menghilang....~

‎~melewati hari2 yg mendatang tanpamu....biarpun mampu menongkah arus rasa di hatiku....namun, tk terdaya utk membohongi sejuta rasa yg tercipta....bagaikan tersirna segala bahagia bersama....~

~perlukah aku tempuhi rasa kehilangan sekali lagi...yang mengundang keperitan di hati ini....setelah apa yg aku lalui kelmarin....~

‎~sesungguh-Nya kasih sayang Allah swt melangkaui kemurkaan-Nya.... kasih sayang Allah swt tdk pernah 'lepas' buat sekalian hamba-Nya...cuma kita yg sering terlupa dan tdk bersyukur...wallahu'alam~

‎~melewati hari2 sepi...tanpa 'dirimu' di sisi.... kehilangan abadi terpaksa ditempuhi...biar parah biarpun payah...namun keasingan yg memburu diri...terus menghantui di saat 'dirimu' terus menyepikan diri....~

~yakin dgn diri...jika kita berada di atas landasan yg betul... sebaik mungkin pertahankannya, usah dipedulikan dgn desakan dan tekanan...selagi kita tahu apa yg kita lakukan itu adalah yg terbaik....~

‎~ketentuan-Nya tiada siapa yg mampu menghalang...akur redha dan pasrah...biarpun hati terpaksa dirundung walang... kehilangan yg dk mungkin berganti...namun selama2nya terpahat di sudut hati yg paling dalam.....~

‎~di saat 'separuh jiwaku' dibawa pergi....kuharapkan 'separuh jiwaku' yg sedia ada ini terus melekat di hatiku....jgn pernah meninggalkanku....kerana inilah kebahagiaanku....~

‎~terlalu sukar rasanya utk menerima sesuatu kehilangan.... ianya amat payah dan menyakitkan....~

~zaza/22042011/grps 7~